Rama Apriditya Tegaskan Generasi Muda Hindari Perundungan Siber

Bandarlampung – Perkembangan teknologi digital membawa perubahan besar dalam kehidupan generasi muda. Internet dan media sosial menjadi ruang baru untuk belajar, berinteraksi, berekspresi, dan membangun identitas diri.

Hal tersebut disampaikan Anggota DPRD Bandarlampung Rama Apriditya di dalam kegiatan pembinaan ideologi pancasila dan wawasan kebangsaan yang dilaksanakan di wilayah Jalan Raden Pemuka, Kelurahan Gunung Sulah, Way Halim.

Menurutnya, kebebasan di dunia digital harus diimbangi dengan norma agar tidak menimbulkan dampak negatif. Dalam konteks Indonesia, Pancasila menjadi pedoman utama dalam membangun perilaku digital yang beretika dan bertanggung jawab.

“Penggunaan media sosial hendaknya tidak mengandung ujaran kebencian, pornografi, penipuan, maupun konten yang merendahkan martabat manusia,” katanya.

Menurutnya lagi, kesadaran bahwa setiap tindakan diawasi oleh nilai ketuhanan mendorong pengguna digital untuk bersikap jujur, sopan, dan bertanggung jawab.

Ditambahkannya, generasi muda harus menghindari perundungan siber (cyberbullying), penyebaran hoaks, serta diskriminasi berbasis suku, agama, ras, dan golongan.

“Sikap empati, saling menghormati, dan berperilaku beradab menjadi norma penting agar ruang digital tetap aman dan manusiawi,” ucapnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *