Bandarlampung – Anggota DPRD Bandarlampung Heti Friskatati membantah telah meminta uang kepada salah satu orangtua yang juga kader, dengan tujuan bisa membantu anak kader tersebut bisa bersekolah di salah satu SMP negeri di Bandarlampung.
Bantahan ini disampaikan Heti Friskatati terkait beredarnya pemberitaan yang menyatakan dirinya diduga meminta sejumlah uang kepada salah satu orangtua tersebut.
Heti menjelaskan, pada saat itu dirinyalah yang dihubungi oleh salah satu orangtua yang juga kader tersebut. Dimana kader tersebut meminta bantuan kepada Heti untuk membantu anak kader tersebut bisa bersekolah di salah satu SMP negeri.
“Justru kader tersebut yang minta bantuan kepada saya. Dia minta bantuan supaya anaknya bersekolah di SMP negeri. Kemudian dia mengirim uang sebesar Rp3 juta,” kata Heti, Minggu (8/2/2026).
Tapi, kata Heti, satu hari kemudian yaitu pada 25 Juni 2025, uang tersebut dikembalikan lagi kepada kader tersebut. Karena dirinya menolak membantu kader tersebut.
“Saya tidak ingin melanggar ketentuan yang berlaku. Tidak mungkin hal tersebut bisa dilakukan. Apalagi pada saat itu anak yang bersangkutan belum mendaftar ke sekolah mana pun. Karena proses pendaftaran siswa baru dimulai pada 24 Juni 2025 sampai 26 Juni 2025. Kemudian pengumuman dilakukan pada 3 Juli 2025. Uang saya kembalikan pada 25 Juni 2025,” tegasnya.

Menurut Heti, berita atau kabar yang beredar sebelumnya tidak berasal dari kedua belah pihak serta tanpa menyampaikan kronologisnya secara utuh.
“Informasi yang disampaikan sebelumnya hanya dari sebelah pihak. Seharusnya disampaikan lengkap agar tidak menjadi fitnah dan konsumsi publik yang menyesatkan,” tegasnya lagi.
Heti berharap polemik ini dapat diluruskan secara objektif dan menghimbau agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi secara menyeluruh. (*)












