Bandar Lampung – Ratusan personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan arus mudik dan perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah di wilayah Bandarlampung. Pengamanan dalam rangka pelaksanaan Operasi Ketupat Krakatau 2026 yang berlangsung mulai 13 hingga 25 Maret 2026.
Sebanyak 702 personel diterjunkan dalam operasi kemanusiaan ini. Mereka terdiri dari 488 personel Polresta Bandarlampung serta 214 personel gabungan dari TNI dan berbagai stakeholder terkait.
Hal tersebut disampaikan Kasi Humas Polresta Bandarlampung, AKP Agustina Nilawati, usai apel gelar pasukan Operasi Ketupat Krakatau 2026 yang digelar di Lapangan Mapolresta Bandarlampung, Kamis (12/3/2026).
“Total ada 702 personel yang dikerahkan dalam Operasi Ketupat Krakatau kali ini. Terdiri dari anggota Polresta Bandarlampung sendiri dibantu unsur TNI dan instansi terkait yang bersama-sama melakukan pengamanan selama arus mudik hingga perayaan Idulfitri,” ujar AKP Agustina Nilawati.
Menurutnya, operasi ketupat merupakan operasi kemanusiaan yang digelar setiap tahun untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang melaksanakan perjalanan mudik maupun merayakan lebaran di Bandarlampung.
Dalam pelaksanaannya, Polresta Bandarlampung juga mendirikan sembilan pos pengamanan dan pelayanan di sejumlah titik strategis. Pos tersebut terdiri dari tiga pos pelayanan dan enam pos pengamanan yang akan beroperasi selama masa operasi berlangsung.
Tiga pos pelayanan tersebut berada di pos pelayanan Ramayana, Terminal Rajabasa, dan Begadang V. Sementara enam pos pengamanan didirikan di Pos Pam Tugu Raden Intan, Kemiling, Baruna Panjang, Sukamaju, Pos Pam Kota Teluk, serta Pos Pam Masjid Al Bakrie.
AKP Agustina menjelaskan, pos-pos tersebut berfungsi sebagai pusat pelayanan bagi masyarakat, termasuk tempat istirahat bagi pemudik, pusat informasi, serta lokasi pengamanan di titik-titik rawan kepadatan arus lalu lintas.
“Kami berharap dengan adanya pos pelayanan dan pos pengamanan ini, masyarakat dapat merasakan perjalanan mudik yang aman, lancar, dan nyaman. Personel juga disiagakan untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas selama masa mudik Lebaran,” jelasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi aturan lalu lintas serta menjaga keselamatan selama perjalanan agar perayaan Idulfitri dapat berlangsung dengan aman dan penuh kebahagiaan. (*)











