Bandarlampung – Generasi muda salah satu aset bangsa yang memiliki peran penting dalam menentukan masa depan Indonesia.
Di era globalisasi dan perkembangan teknologi yang sangat pesat, kaum muda menghadapi berbagai tantangan. Seperti penyebaran informasi yang tidak benar, pergaulan bebas, serta menurunnya rasa persatuan.
Oleh karena itu, diperlukan gerakan positif yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila agar generasi muda mampu menjadi pribadi yang berkarakter, bertanggung jawab, dan mencintai tanah air.
Hal tersebut disampaikan anggota DPRD Bandarlampung Rama Apriditya di dalam kegiatan pembinaan ideologi pancasila dan wawasan kebangsaan yang dilaksanakan di wilayah Jalan Urip Sumoharjo Gang Tangkil, Kelurahan Kedaton, Kecamatan Kedaton, Jumat (3/7/2026)
Nilai Ketuhanan Yang Maha Esa, lanjutnya, mengajarkan generasi muda untuk memiliki keimanan, menghormati perbedaan agama, serta menjunjung tinggi sikap toleransi.
Menurutnya, dengan menerapkan nilai ini, generasi muda dapat menciptakan kehidupan yang damai dan saling menghargai di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.
“Gerakan sosial seperti kegiatan bakti sosial, donor darah, penggalangan dana untuk korban bencana, dan menjadi relawan, merupakan contoh nyata penerapan nilai kemanusiaan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Selain itu, lanjutnya, generasi muda dapat memperkuat persatuan dengan menjalin persahabatan tanpa membedakan latar belakang, melestarikan budaya daerah, serta menggunakan media sosial secara bijak agar tidak menyebarkan ujaran kebencian maupun informasi yang memecah belah. (*)












