Bandarlampung – Di era modern yang dipenuhi arus globalisasi, menciptakan generasi muda yang Pancasilais menjadi tantangan tersendiri. Dimana generasi muda memiliki peran strategis sebagai penerus bangsa.
Hal tersebut disampaikan Anggota DPRD Bandarlampung Rama Apriditya di dalam kegiatan sosialisasi ideologi pancasila dan wawasan kebangsaan yang dilaksanakan di wilayah Bumi Manti, Kelurahan Labuhan Ratu, Kecamatan Labuhan Ratu, Minggu (3/5/2026).

Untuk menumbuhkan nilai-nilai Pancasila, lanjutnya, pertama-tama diperlukan pendidikan karakter sejak dini.
“Sekolah dan keluarga harus menjadi tempat di mana nilai-nilai luhur bangsa ditanamkan melalui kegiatan nyata. Seperti gotong royong, menghormati perbedaan, dan menumbuhkan kepedulian sosial,” ujarnya.
Pria yang juga ketua Fraksi Golkar DPRD Bandarlampung ini mencontohkan, seperti kegiatan sosial di lingkungan sekolah atau komunitas, dapat mengajarkan empati dan rasa keadilan bagi sesama.
Selain itu, lanjutnya lagi, literasi digital juga menjadi kunci. Karena generasi muda masa kini hidup di dunia yang dipenuhi informasi cepat dan beragam. Oleh karena itu, kemampuan memilah informasi yang benar dari hoaks dan memahami etika berkomunikasi di dunia maya, merupakan bentuk implementasi Pancasila.
“Khususnya sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, dan Persatuan Indonesia. Media sosial dapat menjadi sarana untuk menumbuhkan kesadaran kebangsaan jika digunakan dengan bijak,” ungkapnya.
Menurutnya, tidak kalah penting, partisipasi aktif dalam kehidupan berbangsa dan bernegara menjadi bukti nyata kecintaan generasi muda terhadap Pancasila. (*)












