Yuni Karnelis Tegaskan Dengan Berbagi, Kehidupan Terasa Bermakna dan Berkah

Bandarlampung – Bulan Muharam menjadi momentum bagi umat Muslim untuk melakukan introspeksi diri, memperbaiki kesalahan, serta menyusun harapan-harapan baru yang lebih baik.

Muharam bukan sekadar pergantian waktu, tetapi juga kesempatan untuk memulai lembaran kehidupan dengan semangat dan tekad yang lebih kuat.

Hal tersebut disampaikan anggota DPRD Bandarlampung Yuni Karnelis, Kamis (18/6/2026).

“Di bulan yang penuh keberkahan ini, kita berharap menjadi pribadi yang lebih baik dalam berbagai aspek kehidupan,” ujarnya.

Dia melanjutkan, dirinya ingin meningkatkan kualitas ibadah, memperkuat hubungan dengan Allah Swt.. Serta lebih konsisten dalam menjalankan kebaikan sehari-hari.

Menurutnya, Muharam mengajarkan bahwa setiap manusia memiliki kesempatan untuk berubah dan memperbaiki diri, sehingga tidak ada alasan untuk terus terjebak dalam kesalahan masa lalu.

“Selain itu, saya berharap dapat menjadi pribadi yang lebih peduli terhadap sesama,” harapnya.

Kehidupan yang harmonis, kata Yuni Karnelis, tidak hanya dibangun melalui kesalehan pribadi. Tetapi juga melalui kepedulian sosial. Dengan berbagi, membantu orang yang membutuhkan, dan menjaga hubungan baik dengan keluarga serta lingkungan sekitar, kehidupan akan terasa lebih bermakna dan penuh keberkahan.

Ditambahkannya, Muharam juga menjadi waktu yang tepat untuk menetapkan tujuan dan cita-cita baru. Saya berharap mampu meraih prestasi yang lebih baik dalam pendidikan, pekerjaan, maupun pengembangan diri. Setiap langkah kecil yang dilakukan dengan sungguh-sungguh akan membawa perubahan besar di masa depan.

“Oleh karena itu, kita menjalani tahun ini dengan disiplin, kerja keras, dan sikap optimis,” ucapnya.

Pada akhirnya, ucapnya lagi, harapan terbesar di bulan Muharam adalah memperoleh kehidupan yang lebih baik, penuh kedamaian, kesehatan, dan keberkahan. Semoga setiap niat baik yang ditanamkan pada awal tahun Hijriah dapat diwujudkan melalui usaha yang sungguh-sungguh dan doa yang tidak pernah putus.

“Dengan semangat Muharam, semoga kita semua dapat menjadi pribadi yang lebih bermanfaat bagi diri sendiri, keluarga, masyarakat, dan agama,” ungkapnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *