Bandarlampung – F dan B, dua mahasiswi universitas negeri yang hanyut diterjang banjir bandang di tempat wisata Wira Garden, Rabu (1/4/2026), ditemukan telah meninggal dunia, Kamis (2/4/2026).
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bandar Lampung, Antoni Irawan membenarkan hal tersebut.
“Ya betul, korban ditemukan diperairan dekat Pulau Pasaran dalam kondisi meninggal dunia. Informasi terakhir, jenazahnya dibawa ke rumah sakit Bhayangkara. Evakuasi dinyatakan selesai pada pukul 11.01 WIB,” kata Antoni Irawan, kepada media ini, Kamis (2/4/2026).
Antoni Irawan mengungkapkan, korban pertama ditemukan di perairan Pulau Pasaran, Kecamatan Telukbetung Timur. Di dekat bagan waring tancap warga.
“Korban lainnya ditemukan nelayan dan warga di perairan setempat. Kemudian korban di bawa ke RS. Bhayangkara,” ujarnya.
Diketahui sebelumnya, dua mahasiswa universitas negeri di Lampung hanyut terbawa air sungai yang meluap yang terjadi di Tempat Wisata Wira Garden, Telukbetung Barat, Rabu (1/4/2026).
Camat Telukbetung Barat, Angga Dwiyansyah membenarkan peristiwa tersebut saat dikonfirmasi media ini melalui sambungan telepon, Rabu (1/4/2026).
“Benar, ada dua orang pengunjung wisata yang hanyut terbawa air deras (Air Bah),” kata Angga Dwiyansyah.
Camat menjelaskan, awalnya korban bersama dua rekan lainnya berkunjung ke Wira Garden. Namun, saat berada di sekitar aliran sungai, tiba – tiba datang air yang cukup deras.
“Mereka ini datang ke Wira Garden berjumlah empat orang. Dua rekan lainnya selamat, tapi dua orang lagi hanyut terbawa air deras tersebut. Peristiwa terjadi sekitar pukul 12.00 WIB,” ujarnya.
Camat mengatakan, berdasarkan instruksi Walikota Bandarlampung, seluruh Satgas dikerahkan untuk mencari keberadaan kedua korban.
“Tim satgas sudah melakukan pencarian sampai ke wilayah pesisir. Karena aliran sungai ini mengarah sampai ke pesisir. Tapi sampai saat ini kedua korban belum ditemukan. Aliran sungai juga saat ini masih deras. Kemungkinan karena tadi turun hujan. Sehingga air diduga meluap dari wilayah pergunungan,” ungkapnya. (*)











