Bandarlampung – Pimpinan DPRD Bandarlampung Wiyadi angkat bicara terkait polemik SMA Siger. Menurut politisi PDIP ini, semua pihak terkait harus duduk bersama untuk mencari solusinya.
“Jangan sampai karena ego masing masing, anak – anak yang menjadi korban,” kata Wiyadi, Kamis (5/2/2026).
Wiyadi menegaskan, DPRD Bandarlampung mendukung semua program yang baik. Namun, tetap harus didukung juga dengan mematuhi regulasi yang ada.
Dilanjutkannya, pimpinan DPRD Bandarlampung telah berkomunikasi dengan Komisi 4 untuk tabayun terkait polemik SMA Siger.
“Pimpinan sudah koordinasi dengan komisi 4, dalam waktu dekat ini akan mengadakan rapat dengar pendapat (RDP) dengan pengurus yayasan SMA Siger,” ujarnya.
Sehingga, dengan rapat dengar pendapat, bisa memperoleh solusi bagaimana agar anak – anak tidak menjadi korban. Serta anggaran yang bersumber dari APBD bisa digunakan sesuai peraturan yang berlaku. (*)











