Pancasila Menjadi Jangkar Moral Agar Kemajuan Tidak Menjauhkan Manusia dari Kemanusiaannya

Bandarlampung – Anggota DPRD Bandarlampung Reri Pambudi mengadakan kegiatan pembinaan ideologi pancasila dan wawasan kebangsaan di wilayah Karang Maritim, Kecamatan Panjang, Rabu (26/11/2025).

Anggota DPRD Bandarlampung Reri Pambudi mengatakan, di era disrupsi digital dan perkembangan teknologi yang kian pesat, manusia memasuki fase yang dapat disebut sebagai masyarakat 5.0. Dimana sebuah tatanan sosial yang memadukan kehidupan manusia dengan kecerdasan buatan, data besar, robotika, dan internet segala hal.

Transformasi ini kata Reri, menghadirkan kemudahan, efisiensi, dan peluang besar bagi kemajuan bangsa. Namun, di balik itu semua, muncul pula tantangan berupa ketimpangan sosial, disinformasi, degradasi moral, hingga potensi tergerusnya identitas nasional.

Menurutnya, di titik inilah, Pancasila hadir sebagai fondasi dan kompas moral untuk menjaga manusia tetap menjadi pusat dari perkembangan teknologi.

“Pancasila 5.0 dapat dipahami sebagai upaya mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila dalam masyarakat digital,” ucapnya.

Dengan demikian, ucapnya lagi, Pancasila 5.0 bukanlah konsep yang menggantikan Pancasila. Tetapi merupakan upaya merelevansikan nilai-nilai luhur bangsa dalam menghadapi gelombang teknologi yang tak terhindarkan.

Menurutnya, ketika teknologi maju dengan sangat cepat, Pancasila menjadi jangkar moral yang menjaga agar kemajuan tidak menjauhkan manusia dari kemanusiaannya.

“Di tengah teknologi canggih, Pancasila tetap menjadi pemandu bagi Indonesia untuk menuju masa depan yang beradab, inklusif, dan berkeadilan,” ungkapnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *