KPPI Bandarlampung Perkuat Kapasitas Perempuan untuk Wujudkan Pembangunan Inklusif

Kaukus Perempuan Politik Indonesia

Bandarlampung — Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Kota Bandar Lampung menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Peningkatan Partisipasi Perempuan di Bidang Politik, Hukum, Sosial, dan Ekonomi Perempuan Kota Bandar Lampung. Mengusung tema “Meningkatkan Partisipasi Perempuan dalam Politik untuk Indonesia yang Lebih Adil dan Sejahtera”, kegiatan ini menjadi ruang penguatan kapasitas sekaligus membangun jejaring kolaborasi lintas partai bagi perempuan politik.

Kegiatan yang berlangsung di Aula DPRD Bandarlampung ini diikuti perempuan dari berbagai latar belakang politik, aktivis perempuan, serta unsur pemangku kepentingan lainnya.

Acara diawali dengan sambutan Ketua KPPI Kota Bandar Lampung, Hajah Wiwik Anggraini, SH, yang memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar perempuan politik senantiasa memiliki semangat untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi diri. Menurutnya, perempuan perlu terus mengembangkan pengetahuan, keterampilan, dan kualitas kepemimpinan agar mampu berkiprah secara optimal di ranah politik serta berkontribusi dalam pengambilan keputusan publik.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ketua KPPI Provinsi Lampung, Ir. Aderly Imelia Sari, ST, MT, yang menekankan pentingnya kegiatan seperti ini sebagai ajang silaturahmi dan penguatan hubungan antarsesama perempuan politik.

Ia menyampaikan bahwa jejaring lintas partai perlu terus dibangun dan diperkuat agar perempuan politik dapat mengoptimalkan kerja-kerja bersama. Perbedaan latar belakang dan partai politik hendaknya tidak menjadi penghalang untuk berkolaborasi dalam memperjuangkan kepentingan perempuan, keluarga, dan masyarakat.

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Bandar Lampung, Dra. Maryamah, MM. Dalam sambutannya, ia mengajak seluruh peserta untuk membangun sinergi dan kolaborasi dalam meningkatkan kualitas perempuan dan keluarga di Kota Bandar Lampung. Menurutnya, peningkatan kualitas perempuan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, baik pemerintah, organisasi perempuan, maupun unsur politik dan masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, dihadirkan tiga narasumber dengan materi yang saling melengkapi.

Narasumber pertama, Ir. Hajah Nenden Tresnanursari, M.Si., menyampaikan materi tentang Perempuan Politik. Pembahasan menitikberatkan pada pentingnya keterlibatan perempuan dalam proses politik, kepemimpinan, dan pengambilan keputusan publik. Perempuan perlu memiliki kapasitas, integritas, serta keberanian untuk menyuarakan aspirasi dan memperjuangkan kepentingan masyarakat.

Narasumber kedua, Suhendro, SH, MH, membawakan materi tentang Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS). Materi ini memberikan pemahaman mengenai bentuk-bentuk tindak pidana kekerasan seksual, hak korban, mekanisme perlindungan, serta pentingnya peran masyarakat dalam pencegahan dan penanganan kekerasan seksual.

Selanjutnya, narasumber ketiga, Fajar Ghosiyah, menyampaikan materi Public Speaking untuk Perempuan Politik. Peserta mendapatkan penguatan mengenai teknik komunikasi efektif, membangun kepercayaan diri, menyampaikan gagasan secara sistematis, serta kemampuan berbicara di depan publik. Keterampilan ini menjadi bekal penting bagi perempuan untuk tampil dan berkontribusi dalam ruang-ruang pengambilan keputusan.

Sekretaris KPPI Kota Bandar Lampung, Yuni Karnelis, STP, menyampaikan bahwa peningkatan partisipasi perempuan tidak cukup hanya dengan mendorong keterwakilan perempuan dalam lembaga politik, tetapi juga harus diiringi dengan peningkatan kapasitas, kompetensi, dan keberanian untuk mengambil peran strategis di tengah masyarakat.

“Perempuan memiliki potensi besar untuk menjadi penggerak perubahan. Karena itu, perempuan perlu dibekali pemahaman politik, pengetahuan hukum, dan kemampuan komunikasi yang baik. Kita ingin perempuan tidak hanya hadir dalam ruang politik, tetapi juga mampu menyampaikan gagasan, memperjuangkan aspirasi, serta membangun kolaborasi lintas sektor demi memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” ungkap Yuni.

Melalui kegiatan ini, KPPI Kota Bandar Lampung berharap terbangun semangat kebersamaan dan solidaritas perempuan politik lintas partai, sekaligus meningkatnya kapasitas perempuan dalam bidang politik, hukum, sosial, dan ekonomi.

KPPI berkomitmen untuk terus menjadi ruang silaturahmi, pembelajaran, dan kolaborasi bagi perempuan politik agar dapat mengambil peran lebih besar dalam pembangunan, memperjuangkan kepentingan perempuan dan keluarga, serta mewujudkan masyarakat Kota Bandar Lampung yang lebih adil, sejahtera, dan berdaya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *