Sulistiani Sebut Keluarga Tempat Pertama dan Utama Tanamkan Nilai-Nilai Pancasila

Bandarlampung – Pancasila mengandung nilai-nilai luhur yang menjadi landasan dalam membangun masyarakat yang adil, beradab, dan bersatu.

Namun, implementasi nilai-nilai tersebut tidak bisa dimulai dari ruang publik saja. Keluarga merupakan tempat pertama dan utama dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila sebagai fondasi karakter bangsa.

Hal tersebut disampaikan anggota DPRD Bandarlampung Sulistiani di dalam kegiatan pembinaan ideologi pancasila dan wawasan kebangsaan yang dilaksanakan di wilayah Kelurahan Langkapura, Kecamatan Langkapura, Sabtu (21/2/2026).

“Keluarga adalah lingkungan pendidikan pertama bagi anak,” kata Sulistiani.

Di dalam keluarga, kata politisi PKS ini, seorang anak belajar tentang agama, moral, sopan santun, tanggung jawab, dan kepedulian.

Dengan demikian, lanjutnya, keluarga memegang peranan strategis dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa. Menurutnya, nilai-nilai Pancasila yang ditanamkan sejak dini akan membentuk pribadi yang religius, humanis, nasionalis, demokratis, dan berkeadilan.

“Jika setiap keluarga di Indonesia konsisten menerapkan nilai-nilai tersebut, maka akan lahir generasi yang berkarakter kuat dan mampu menjaga keutuhan bangsa,” kata Sulistiani.

Pada akhirnya, ujar anggota Komisi IV DPRD Bandarlampung ini, kekuatan suatu bangsa terletak pada karakter warganya. Keluarga sebagai unit terkecil masyarakat memiliki tanggungjawab besar dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila.

“Dari keluarga yang berlandaskan Pancasila, akan tumbuh bangsa Indonesia yang bermartabat, bersatu, dan berkeadilan sosial,” ungkapnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *