Bandarlampung – Bulan Ramadhan merupakan momen istimewa bagi umat Islam untuk meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta kepedulian sosial. Namun, nilai-nilai yang terkandung dalam Ramadhan sejatinya tidak hanya berdimensi spiritual. Tetapi juga selaras dengan dasar negara Indonesia, yaitu Pancasila.
Hal tersebut disampaikan anggota DPRD Bandarlampung Agus Djumadi di dalam kegiatan pembinaan ideologi pancasila dan wawasan kebangsaan yang dilaksanakan di wilayah Gunung Terang, Kecamatan Langkapura, Jumat (20/2/2026).

Selain itu, ia menuturkan, implementasi Pancasila di bulan Ramadhan dapat diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui pengamalan setiap sila secara nyata.
Ketua Komisi III DPRD Bandarlampung ini juga menuturkan, ramadhan mengajarkan umat untuk memperkuat hubungan dengan Tuhan serta meningkatkan toleransi antarumat beragama.
Menurutnya, meskipun mayoritas masyarakat Indonesia menjalankan ibadah puasa, semangat saling menghormati antar pemeluk agama tetap dijaga.
“Sehingga tercipta kerukunan dan keharmonisan,” ujarnya.
Menurutnya, banyak orang berbagi melalui zakat, infak, dan sedekah kepada yang membutuhkan. Kegiatan berbagi takjil, santunan anak yatim, dan bantuan sosial mencerminkan nilai kemanusiaan serta keadilan sosial tanpa memandang latar belakang suku, agama, atau golongan.
“Selain itu, tradisi buka puasa bersama, kerja bakti membersihkan lingkungan menjelang Ramadhan, serta kegiatan keagamaan di masjid mempererat tali persaudaraan,” ujarnya.
“Dengan mengamalkan Pancasila di bulan Ramadhan, masyarakat Indonesia dapat memperkuat keimanan sekaligus mempererat persatuan dan keadilan sosial demi terwujudnya bangsa yang harmonis dan sejahtera,” ungkapnya. (*)











