Bandarlampung – Anggota DPRD Bandarlampung Sulistiani mengadakan pembinaan ideologi pancasila dan wawasan kebangsaan di wilayah Sumber Rejo, Kemiling, Rabu (21/1/2026).
Anggota DPRD Bandarlampung Sulistiani mengatakan, dalam konteks pendidikan kewarganegaraan, pembinaan ideologi Pancasila memiliki peran yang sangat penting. Terutama dalam proses belajar bernegara.
Menurutnya, pembelajaran mengenai Pancasila tidak cukup hanya berhenti pada pemahaman teori. Tetapi harus ditanamkan secara mendalam sebelum dipraktikkan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Politisi PKS ini menjelaskan, pembinaan ideologi Pancasila bertujuan membentuk karakter yang memiliki kesadaran ideologis, sikap nasionalisme, serta komitmen terhadap nilai-nilai kebangsaan.
“Melalui pembinaan ini, peserta didik diharapkan tidak hanya mengenal Pancasila sebagai lima sila semata. Namun mampu memahami makna, nilai, dan relevansinya dalam kehidupan bernegara,” kata Sulistiani.
Ia menuturkan, proses belajar bernegara menjadi lebih bermakna ketika Pancasila dijadikan sebagai fondasi utama dalam memahami hak dan kewajiban sebagai warga negara.
Belajar bernegara, kata Sulistiani, pada dasarnya adalah proses memahami sistem ketatanegaraan, demokrasi, hukum, serta peran warga negara dalam kehidupan publik.
“Dalam hal ini, Pancasila berfungsi sebagai sumber nilai dan moral yang menuntun pelaksanaan kehidupan bernegara agar tetap sesuai dengan jati diri bangsa Indonesia,” ucapnya.
Tanpa pembinaan ideologi Pancasila yang kuat, lanjutnya, praktik bernegara berpotensi kehilangan arah dan nilai, sehingga dapat menimbulkan penyimpangan seperti individualisme berlebihan, intoleransi, maupun melemahnya rasa persatuan. (*)











