Pimpinan DPRD Bandarlampung Wiyadi Tegaskan Tidak Boleh Ada Anak Putus Sekolah

Bandarlampung – Pimpinan DPRD Bandarlampung Wiyadi melaksanakan kegiatan pembinaan ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan di Taman Wisata Lengkung Langit 2, Kecamatan Kemiling, Kamis (10/7/2025).

Pimpinan DPRD Bandarlampung Wiyadi pada kesempatan tersebut mengatakan, Pemerintah Kota Bandarlampung bersama DPRD dan pihak terkait berharap tidak ada lagi anak – anak yang putus sekolah. Karena saat ini terdapat sekolah gratis yang dibiayai pemerintah.

“Sekarang ada sekolah gratis yaitu sekolah Siger. Dimana biaya sekolah di tanggung pemerintah. Jadi ke depan tidak ada anak putus sekolah,” kata Wiyadi.

Narasumber acara Lina Maulidiana mengatakan, arus globalisasi yang masuk ke Indonesia harus benar – benar disaring dengan baik. Untuk itu, perlu ditanamkan nilai – nilai Pancasila di lingkungan keluarga dan masyarakat dengan baik.

“Guru terbaik untuk mendidik anak – anak adalah orangtua,” ujarnya.

Selain itu, ia menuturkan, moral, etika, rasa empati dan gotong – royong, saat ini mulai memudar.

Disamping itu, katanya, saat ini banyak faham – faham yang melenceng dari agama. Seperti ada komunitas yang mengaku keturunan nabi.

“Banyak terjadi peperangan yang tidak terlihat melalui arus internet dan globalisasi. Dan Pancasila adalah sumber dari segala sumber hukum di Indonesia. Pancasila mendidik semua masyarakat. Pendidikan pancasila dimulai dari keluarga inti,” ujarnya.

Narasumber acara lainnya Donal Haris Sihotang mengatakan, bicara tentang Pancasila, semua kalangan harus melaksanakan nilai – nilai pancasila, baik di lingkungan keluarga, masyarakat dan bernegara.

Dilanjutkannya, Indonesia terdiri dari berbagai macam suku, agama dan budaya, namun tetap kokoh berdiri karena ideologi Pancasila.

“Indonesia itu dari Sabang sampai Merauke,” ucapnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *